Assalamualaikum...Apa kabar semua? Kangen banget sama MP, dua hari terakhir gak buka MP demi tugas, dan sekarang mari kita tumpahkan kisahnya.
Sudah hampir dua tahun saya in the kos di rumah ibu Juju, bergabung dengan Ichal. Beberapa saat yang lalu bergabung Maman dan Wawan. Kini The JuJu Gangster berjumlah 4 orang, dan entah sudah angkatan ke berapa gitu...hehehe :)
Masa-masa yang dilalui, begitu indah. Yang paling terkesan adalah kejadian semalam. Sudah jadi rutinitas, aku, Ichal ma Maman ikut kursus di rabu malam, dan kami akan pulang ke kosan kembali jam sembilanan. Ketika di metromini, sudah pada panik, ternyata hari ini kami begitu kompaknya, pada gak bawa uang. Wah, parah nih. Ongkos metromini cukup. Nah sekarang makan malam, semua mengeluarkan isi dompet. Untung aku masih ada selembar uang pecahan 20 rb rupiah, jadi masih bisa makan pecel ayam, namun cuma dua porsi gimana dunk?. Untungnya, Ichal dengan kebiasaannya yang dieters, minta jeruk hangat aja, jadi kami memesan dua porsi pecel ayam dan satu jeruk hangat. Ditangan sudah terkumpul dana, selembar pecahan 20rb, tiga lembar pecahan seribu rupiah, sekeping pecahan 500 rupiah, dua keping pecahan 200 rupiah dan satu keping seratus rupiah, total 24 rb rupiah. Dengan harap-harap cemas, mendekat ke ibu penjualnya dan ternyata kami harus membayar 21 rb rupiah. Alhamdulillah, masih bisa.
Beranjak pulang, kami menelusuri Jalan Kemanggisan Utama Raya. Saking seringnya melalui jalur tersebut, kami bisa merasakan kalau ada yang berubah malam ini. Iya, ada pedagang baru, roti bakar. Dan rasanya tidak afdol kalo kami melewatkannya. Tapi, dengan uang dua ribu rupiah masih dapat gak ya? Ahaaa!!! kami dapat ide briliant. Kami kan dah lama gak makan bareng berempat the JuJu Gangster. Yap si Wawan, kali ini jadi tumpuan harapan. Kita tawarkan aja makan bersama malam ini alias bayarin kita sekalian. Sayangnya ide briliant ini tidak terlaksana dengan baik, karena saudara kami Irwansyah sudah terlebih dahulu molor dan seperti biasa, jangan pernah ganggu kalo dia lagi tidur. Gagal deh rencana menikmati roti bakar.
Pagi ini, kami terpaksa bersiap-siap di halte lebih pagi, agar tidak tertinggal bus jemputan. Bisa brabe kalo ketinggalan..hehehe.
Pesan moral : Jangan jadi manusia ATM alias tergantung dengan ATM ya!
foto: The Juju Gangster feat Astrid
 | Aih ada Astrid... Kangen euy... |
 | Iya, kan seangkatan meski nggak pernah sekelas. |
 | tadi dah tak bilangin mbak...langsung inget dia.. senengnya bisa mempertemukan dua hati yang terpisah..:) Salam dari mbak Astrid |
 | astrid kan anggota geng gw yaitu geng BSB (bukan sarapan biasa) bukan anggota geng juju. kalo lu masukin foto astrid harus ada gw nya dong
bte, juju tuh artinya apa? JUjur2 JUjur ya? ato jurang jurang? jubir jubir?
|
| |